Kumpulan Karya Ilmiyah
Selasa, 19 Mei 2020
PROPOSAL DAN BEBERAPA PENDAPATNYA
NAMA : Sukron Amin
NIM : 11711140
1. JUDUL SKRIPSI
PROPOSAL PENELITIAN
KAJIAN TENTANG FUNGSI MEMBACA AL-QUR’AN SEBAGAI PEMBANGUN KESEHATAN MENTAL
A. Latar Belakang Masalah
Membaca merupakan upaya untuk membantu perkembangan otak. Dengan membaca, otak atak menyimpan banyak informasi yang akan terus disimpan sampai mereka membutuhkan informasi itu. Membaca juga dapat membantu kita untuk terus mencari sesuatu yang baru dan menarik karena setiap yang kita baca akan memberikan informasi-informasi penting yang akan berguna dalam kehidupan. Membaca tidak saja dengan buku, dengan melihat kejadian alam sekitar pun kita telah membaca. Mata adalah kunci untuk kita bisa melihat dan membaca apa saja yang terjadi di sekitarnya. Tapi, bagaimana dengan membaca Al-Qur’an? Apa manfaat yang kita dapatkan dengan membaca Al-Qur’an?
Perintah membaca baik terhadap ayat-ayat Allah yang tersurat maupun yang tersirat sudah dicanangkan 14 abad yang lalu, saat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu yang pertama yang sekaligus melegitimasi Kenabian dan Kerasulannya. Untuk merealisasikan perintah tersebut, dibutuhkan instrumen yang melibatkan berbagai institusi sosial. Karena membaca dan menulis ayat-ayat Allah yang tersurat dan tersirat itu merupakan bagian intergral dari pendidikan Islam. Sebagaimana firman Allah SWT. dalam surat Al-Alaq ayat 1-5 :
1
Artinya : Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dan telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmulah yang paling pemurah, mengajarkan manusia dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya (Depag RI, 2000:1079).
Allah menurunkan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad Saw untuk mengeluarkan umat manusia dari kegelapan dan kebodohan menuju cahaya Islam, sehingga menjadi benar-benar umat yang baik dan terbaik yang pernah ada di muka bumi ini. Diantara ciri khas atau keistimewaan yang dimiliki Al-Qur’an adalah bisa memberi syafa’at pada hari kiamat pada orang-orang yang membacanya dan mengkajinya. Al-Qur’an yang merupakan wahyu Allah Swt yang paling mulia, senantiasa telah memberikan banyak hikmah dan manfaat bagi kita yang ingin mempelajarinya. Karena kita sebagai hamba Allah Swt yang beriman hendaknya kita menunaikan kewajiban kita untuk membaca, mempelajari dan memaknai setiap ayat-ayat Al-Qur’an. Karena dengan hal itu kita akan mendapatkan banyak manfaat yang diperoleh dari mempelajari kitab suci Al-Qur’an.
Kemarahan, kekecewaan, kecemasan, dan berbagai penyakit hati lainnya merupakan hal yang menusiawi dan tidak dapat dipungkiri menjadi bagian dari karakter manusia yang memiliki akal dan nafsu. Namun, perlu disadari bahwa hal-hal tersebut hanya akan menyakiti mental dan fisik. Memang, jiwa yang sehat tidak bisa menjamin seratus persen bahwa fisik pun akan ikut sehat. Contohnya, pikiran yang sehat tanpa dibarengi dengan kesadaran dalam menjaga kebersihan. Tetapi, setidaknya dengan menjaga kesehatan dan kesucian jiwa, dapat membantu meningkatkan kesehatan mental dan kekuatan fisik.
Dengan demikian, membaca Al-Qur’an merupakan salah satu metode dalam mengatasi masalah hati. Membaca Al-Qur’an senantiasa menjadikan hati lebih tenang dan damai, karena dengan membaca Al-Qur’an secara tidak langsung sedang menghadap Allah Swt. Oleh karena itu, perbanyaklah membaca Al-Qur’an dan mengkaji ayat-ayat-Nya agar hati menjadi lebih tenang dan tentram. Maka dari itu, manusia sebagai hamba Allah Swt yang beriman agar selalu mempelajari Al-Qur’an dan mengamalkan apa-apa yang diperoleh dari mempelajari Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan pernyataan di atas, penulis akan melakukan kajian yang dituangkan dalam bentuk proposal penelitian dengan judul: “KAJIAN TENTANG FUNGSI MEMBACA AL-QUR’AN SEBAGAI PEMBANGUN KESEHATAN MENTAL”.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut :
1. Bagaimana fungsi membaca Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari?
2. Bagaimana cara membangun kesehatan mental berdasarkan Al-Qur’an?
3. Bagaimana fungsi membaca Al-Qur'an sebagai pembangun kesehatan mental?
C. Tujuan dan Kegunaan Penelitian
1. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini ini adalah sebagai berikut :
a. Untuk mengetahui fungsi membaca Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
b. Untuk mengetahui cara membangun kesehatan mental berdasarkan Al-Qur’an.
c. Untuk mengetahui fungsi membaca Al-Qur'an sebagai pembangun kesehatan mental.
2. Kegunaan Penelitian
Adapun kegunaan penelitian ini adalah sebagai berikut :
a. Bagi penulis, disamping ikut andil dalam memperbanyak khazanah karya-karya tentang pendidikan Islam, juga dengan mencoba meneliti dan mengkaji fungsi membaca Al-Qur'an sebagai pembangun kesehatan mental.
b. Bagi pembaca, kajian tentang fungsi membaca Al-Qur'an sebagai pembangun kesehatan mental ini bersifat teoritis normatif, akan tetapi nampaknya dapat diwujudkan ke dalam bahasa yang lebih operasional.
2. JUDUL PENELITIAN
JUDUL PENELITIAN
UPAYA GURU PAI UNTUK MENANGGULANGI DEKADENSI MORAL SISWA DALAM PERGAULAN SISWA DI SMA NEGERI 3 PONOROGO
II. LATAR BELAKANG MASALAH
Moral berasal dari kata Latin Mores, yang berarti tata cara, kebiasaan, dan adat.[1] Moral adalah ajaran tentang baik dan buruk suatu perbuatan,dan kelakuan. Akhlak, kewajiban, dan sebagainya. Dalam moral diatur segala perbuatan yang dinilai tidak baik dan perlu dihindari. Moral berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk membedakan perbuatan benar dan salah.[2] Perilaku moral berarti perilaku yang sesuai dengan kode moral kelompok sosial. Perilaku moral berarti perilaku yang sesuai dengan kode moral kelompok sosial. Perilaku moral dikendalikan konsep-konsep moral peraturan perilaku yang telah menjadi kebiasaan bagi anggota suatu budaya dan yang menentukan pola perilaku yang diharapkan dari seluruh anggota kelompok.[3] Suatu komunitas moral bisa dipahami hanya sebagai umat yang berada di bawah perintah Illahi, yakni suatu umat Allah, dan komunitas ini sesungguhnya berada di bawah hukum-hukum kebajikan.[4] Ada suatu aspek umum yang terdapat pada semua perilaku yang biasa kita sebut perilaku moral. Semua perilaku semacam itu selalu sesuai dengan kaidah-kaidah yang sudah ada. Bertindak secara moral berarti menaati suatu norma, yang menetapkan perilaku apa yang harus diambil pada suatu saat tertentu, bahkan sebelum kita dituntut untuk bertindak. Ruang lingkup moralitas adalah ruang lingkup kewajiban. Dan kewajiban adalah perilaku yang telah ditetapkan lebih dahulu.[5] Konsep-konsep moralitas banyak terdapat dalam kehidupan keagaamaan. Karena kita adalah umat banyak terdapat dalam kehidupan keagamaan. Karena kita adalah umat beragam, maka kita tidak bisa meninggalkan konsep-konsep, aturan-aturan, ataupun kaidah-kaidah agama dalam kehidupan kita masig-masing.[6]
Dari hasil wawancara dengan guru PAI di SMA N 3 Ponorogo telah diperoleh informasi bahwa guru PAI mengajari dan memberi bimbingan perilaku bermoral kepada siswa selama pembelajaran di dalam kelas, memperlakukan siswanya secara adil selama pembelajaran di dalam kelas maupun di luar kelas, sholat Dhuha bersama untuk yang mendapat jam pelajaran PAI pagi (jam pertama) dan sholah Dhuhur berjama’ah untuk yang mendapat jam pelajaran PAI terakhir di masjid Nurul Huda SMAN 3 Ponorogo.
Berangkat dari latar belakang masalah seperti yang diuraikan di atas, maka judul penelitian ini adalah “UPAYA GURU PAI UNTUK MENANGANI DEKADENSI MORAL SISWA DALAM PERGAULAN DI SMA NEGERI 3 PONOROGO”.
III. FOKUS PENELITIAN
Fokus penelitian ini adalah upaya guru PAI untuk menanggulangi dekadensi moral siswa dalam pergaulan yang meliputi pengertian dekadensi moral siswa, faktor-faktor penyebab terjadinya dekadensi moral siswa dalam pergaulan di SMAN 3 Ponorogo dan juga upaya-upaya yang dilakukan oleh guru PAI untuk menanggulangi dekadensi moral siswa dalam pergaulan.
IV. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan fokus penelitian tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :
1. Apakah pengertian dekadensi moral siswa?
2. Apakah faktor-faktor penyebab terjadinya dekadensi moral siswa dalam pergaulan di SMAN 3 Ponorogo?
3. Bagaimana upaya-upaya yang dilakukan guru PAI untuk menanggulangi dekadensi moral siswa dalam pergaulan di SMAN 3 Ponorogo.
2. JUDUL PENELITIAN
PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PENGAMALAN IBADAH SISWA (DI SD NEGERI 1 KECAMATAN PADANG JAYA KABUPATEN BENGKULU UTARA)
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan bernegara.
Pendidikan merupakan sistem terbuka, sebab tidak mungkin pendidikan dapat melaksanakan fungsinya dengan baik bila ia mengisolasi diri dengan lingkungannya. Pendidikan berada di masyarakat, ia adalah milik masyarakat. Itulah sebabnya pemerintah menegaskan bahwa pendidikan adalah menjadi tanggung jawab pemerintah/sekolah, orang tua dan masyarakat. Oleh karena keberadaan pendidikan seperti itu maka apa yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat akan berpengaruh pula terhadap pendidikan (Pidarta, 2000 : 28)
Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat manusia. Agama menjadi pemandu dalam upaya mewujukan suatu kehidupan yang bermakna, damai dan bermartabat. Menyadari betapa pentingnya peran agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan yang ditempuh melalui pendidikan baik pendidikan di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.
Pendidikan agama Islam dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual dan membentuk pesertya didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Pendidikan agama Islam diharapkan menghasilkan manusia yang selalu menyempurnakan iman dan takwa serta aktif membangun peradaban dan keharmonisan kehidupan.
Pendidikan agama Islam merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sistem pendidikan di Indonesia, sebagaimana yang tercantum dalam Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 12 ayat 1 butir a “Setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya dan diajarkan oleh pendidik yang seagama”. Berarti jika dalam lembaga pendidikan ada yang beragama Islam maka mereka berhak mendapatkan pengajaran agama Islam dan diajarakan oleh guru yang beragama Islam. Islam dengan tegas telah mewajibkan agar melakukan pendidikan, sebagaimana firman Allah, dalam al-Qur’an surat Al-Alaq 3-5 :
Artinya :"Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya". (Departemen Agama RI, 2005: 479).
Berdasarkan pengamatan penulis dapat digambarkan bahwa, anak didik menganggap pelajaran pendidikan agama Islam hanya merupakan ilmu pengetahuan biasa dan kurang dihayati, sehingga dalam penerapannya dalam kehidupan sehari-hari belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Kondisi ini mencerminkan bahwa pelaksanaan pendidikan agama Islam belum terlaksana sesuai dengan tujuan pendidikan agama Islam itu sendiri. Melihat permasalahan ini, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan mengangkat judul “Pengaruh Pendidikan Agama Islam Terhadap Pengamalan Ibadah Siswa (Di SD Negeri 1 Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara”.
B. Rumusan Masalah
Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah :
1. Bagaimana Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 1 Kecamatan Padang Jaya Bengkulu Utara ?
2. Bagaimana Pengamalan Ibadah Siswa di SD Negeri 1 Kecamatan Padang Jaya Bengkulu Utara ?
3. Apakah ada pengaruh pendidikan agama Islam terhadap pengamalan ibadah siswa di SD Negeri 1 Kecamatan Padang Jaya Bengkulu Utara ?
A. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field research), dengan bentuk korelasional dengan pendekatan kuantitatif.
4. JUDUL SKRIPSI
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM BAGI REMAJA
DALAM BUKU Lā Tahzan KARYA ‘‘Aidh al-Qarni
A. Latar Belakang Masalah
Dalam satu negara, pendidikan memegang peranan yang sangat penting untuk menjamin kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara, karena pendidikan merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan juga merupakan salah satu cara untuk mencapai tujuan pembangunan bangsa. Dalam pembukaan UUD 1945 disebutkan bahwa tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Sasaran utama sistem pendidikan nasional adalah berpusat pada kemampuan otak dan keterampilan teknis. Belum memenuhi kebutuhan nasional yang bersifat mendesak, yaitu tersedianya orang-orang terdidik yang memiliki kemampuan menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri dan bagi orang lain. Belum menghasilkan generasi baru yang berkarakter dan berjati diri, yang dapat diandalkan untuk mengambil prakarsa demi mewujudkan amanat reformasi sekaligus memperkuat fondasi NKRI dan perekat persatuan bangsa. (Sumarno, 2009: 203).
Banyak para cendekiawan muslim baik yang klasik, maupun modern yang memberikan jerih payahnya dan mendedikasikan diri dalam meletakkan fondasi konsep pendidikan Islam, salah satunya adalah ‘Aidh al-Qarni. Dalam karyanya yang buku berjudul Lā Tahzan penulis menemukan nilai- nilai pendidikan Islam sehingga dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan jiwa remaja. Selain itu buku Lā Tahzan mengajak untuk mengenal lebih dekat jiwa dan ruh kita agar senantiasa tenang menatap perjalanan masa depan. Dan untuk mendatangkan kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, kelapangan hati, membuka pintu optimisme dan menyingkirkan segala kesulitan demi meraih masa depan yang lebih indah. Dan memang buku ini ditulis oleh ‘Aidh al-Qarni umumnya bagi masyarakat luas dan khususnya bagi para remaja karena beliau tidak ingin melihat generasi penerus bangsa menjadi generasi yang lemah dan tidak berkualitas. Berdasarkan latar belakang tersebut penulis tergugah untuk menjadikan buku Lā Tahzan sebagai objek pembahasan dalam skripsi ini dengan mengangkat judul “NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM BAGI REMAJA DALAM BUKU Lā Tahzan KARYA ‘Aidh al-Qarni ”.
B. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan tersebut di atas, maka permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah:
1. Bagaimana nilai-nilai pendidikan Islam ?
2. Bagaimana kehidupan dunia remaja ?
3. Bagaimana nilai-nilai pendidikan islam bagi remaja dalam buku Lā Tahzan karya ‘Aidh al-Qarni ?
5. JUDUL SKRIPSI
PERANAN PENGAWAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
TERHADAP PROFESIONALISME GURU DI MTs NW SAMAWA
KECAMATAN LABUHAN BADAS KABUPATEN SUMBAWA TAHUN PELAJARAN 2010/2011
B. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 bahwa salah satu tujuan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam GBHN Tahun 1993 “Pendidikan nasional bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi luhur,berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas, kreatif, terampil, berdisiplin, beretos kerja, profesional, bertanggung jawab, produktif, serta sehat jasmani dan rohani” (Sri Banun Muslim, 2008 : 7 ). Oleh karena itu mutu pendidikan Nasional perlu ditingkatkan. Untuk mencapai pendidikan yang berkualitas tentunya dibutuhkan tenaga pendidik yang professional, seperti yang tertera dalam UU RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, “pendidik merupakan tenaga professional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan” sehingga tujuan yang terdapat dalam Undang- Undang Dasar 1945 dan GBHN 1993 dapat tercapai sebagaimana yang diharapkan.
Dalam Undang- undang No. 2 Tahun 1989, Tentang Sistem Pendidikan Nasional yang diikuti oleh Peraturan Pemerintah No. 38 Tahun 1992, disempurnakan menjadi Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2000 Tentang Sistem Tenaga Kependidikan merupakan salah satu landasan konstitusional bagi pengembangan Pengawasan Pendidikan Agama. Disamping peraturan tersebut, dikeluarkan peraturan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kepala Badan Administrasi Keuangan No. 118 Tahun 1996 No. 0322/0/1996 dan No. 38 Tahun 1996 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kredit. Dalam SK Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara No. 188 Tahun 1996 dengan tegas dinyatakan bahwa Pengawas Sekolah diangkat dari Kalangan Guru. Berdasarkan Undang-undang dan Peraturan yang telah disebutkan diatas, maka dapat difahami keberadaan Pengawas saat ini dan yang akan datang. Mengingat jabatan Pengawas merupakan jabatan yang strategis, maka tidak sembarangan guru dapat menduduki jabatan tersebut.
Dalam meningkatkan profesionalisme, guru dapat dibimbing oleh supervisor yang dalam istilah pendidikan disebut Pengawas. Pengawas mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sangat berat, serta mempunyai peranan yang sangat penting terhadap perkembangan dan kemajuan sekolah keberadaannya sangat diharapkan oleh guru dalam rangka membantu dan membimbing guru ke arah tercapainya peningkatan kualitas pembelajaran guru mata pelajaran, khususnya mata pelajaran agama Islam di lingkungan sekolah-sekolah yang bernaung pada Kementerian Agama. Dalam melaksanakan tugasnya pengawas berkewajiban membantu para guru dengan memberikan bimbingan dan dukungan agar guru dapat melaksanakan tugasnya, baik sebagai pendidik maupun pengajar.
Berangkat dari latar belakang diatas peneliti tertarik menjadikan MTs NW Samawa sebagai objek penelitian tentang “Peranan Pengawas Pendidikan Agama Islam Terhadap Profesionalisme Guru”.
2.Alasan Memilih Judul
Adapun alasan penulis mengangkat judul tersebut adalah sebagai berikut:
2.1. Menurut peneliti Peranan Pengawas Pendidikan Agama Islam sangat strategis dalam meningkatkan kompetensi dan professional guru sehingga sangat menarik untuk diteliti dan sepengetahuan penulis belum ada yang mempublikasikannya, dan kedepannya bisa dijadikan rujukan untuk memperoleh informasi tentang peranan pengawas pendidikan agama Islam terhadap profesionalisme guru.
2.2. Kurangnya minat masyarakat memasukkan putera puterinya ke lembaga pendidikan agama karena sebagian masyarakat masih menganggap madrasah adalah alternatif terahir dalam menyekolahkan putera puterinya karena menganggap mutu pendidikan agama masih dibawah lembaga pendidikan umum, dari opini masyarakat tersebut peneliti merasa tergugah untuk menelusuri tentang peranan pengawas pendidikan agama Islam dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah.
3. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut :
3.1. Bagaimana peranan pengawas pendidikan agama Islam terhadap pembinaan profesionalisme guru di MTs NW Samawa Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa Tahun Pelajaran 2010/2011 ?
3.2. Bagaimana bentuk-bentuk pembinaan profesionalisme guru di MTs NW Samawa Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa Tahun Pelajaran 2010/2011 ?
3.3. Apa kendala-kendala yang dihadapi dalam pembinaan profesionalisme guru di MTs NW Samawa Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa Tahun Pelajaran 2010/2011 ?
3.4. Apa solusi dalam mengatasi kendala-kendala dalam pembinaan profesionalisme guru di MTs NW Samawa Kecamata Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa tahun pelajaran 2010/2011?
Ulasan Terhadap Skripsi di Atas :
Menurut saya sangat tertarik untuk penelitian berjudul PERANAN PENGAWAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PROFESIONALISME GURU DI MTs NW SAMAWA KECAMATAN LABUHAN BADAS KABUPATEN SUMBAWA TAHUN PELAJARAN 2010/2011 karena pada penelitian ini kita banyak diajarkan menjadi guru sekaligus menjadi pengawas di tambah pada penelitiannya kita dapat mempraktekkannya pada lingkungan sekitar kita. Pada penelitian ini saya dapat meneliti lingkungan saya sendiri dengan cara meneliti sekolah atau lembaag lembaga pendidikan yang ada di lingkungan saya.
Menelitia peranan pengawas bukanlah hal yang mudah tapi dengan adanya rintangan itu bagi saya menjadi tantangan yang cukup menarik dengan gaya penelitian yang disediakan di atas. Penelitian yang berbasi Pendidikan Agama Islam adalah hak bagi semua calon sarjana PAI karena dengan jurusan yang dijalani mahasiswa, mahasiswa dapat lebih mempraktekkannya terhadap lingkungannya sendiri.
Kamis, 30 April 2020
BERBUKA DI WAKTU TEBENAMNYA MEGA MERAH
https://youtu.be/do6EGJQXHx4
Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang membuat hati ini senang apa lagi dengan keadaan buka puasa, puisi ini dibuat untuk membuat semangat para soimin dan soimat yang tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1441 H.
Nama : Sukron Amin
Nim : 11711140
Kls/Sem : D/6
Rabu, 22 April 2020
Artikel Pendidikan Agama Islam
ABSTRACT
Ilmu pengetahuan selalu berkembang dan mengalami kemajuan yang
sangat pesat, sesuai dengan perkembangan zaman dan perkembangan cara berpikir
manusia. Begitu banyak perubahan yang menyangkut dalam segi aspek kehidupan
dari mulai kepribadian ,tingkah laku ,hingga rasa saling menghargai yang kini
semakin jarang di dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam kesempatan kali ini kami
mencoba menyusun makalah tentang implikasi nilai nilai ibadah dalam kehidupan
sehari hari. Implikasi yang berarti dampak atau akibat jadi implikasi nilai
nilai ibadah dalam kehidupan sehari hari bisa di artikan apa dampak yang kita
rasakan saat menjalankan ibadah dalam kehidupan sehari hari Ibadah bisa
diartikan dalam berbagai jenis kegiatan yang wajib dimulai dari ibadah sholat
yaitu kewajiban untuk setiap manusia yang beragama islam dimana sholat adalah tiang
agama lalu di ibadah yang lain mengaji adalah kegiatan yang wajib untuk umat yang
beragama islam dari kecil kita sudah di ajarkan bagaimana cara mengaji Agar
kelak sudah dewasa kita bisa mengamalkan ilmu dari alquran yaitu kitab suci
yang diyakini oleh seluruh umat manusia yang beragama islam lalu
berdzikirdimana di setiap kita berada kita senantiasa mengingat allah agar
allah akan mengingat kita juga bagaimana caranya agar dekat dengan allah yaitu
dengan berdzikir , berdzikir membuat kita merasa aman tentram dan damai karena
allah akan melindungi orang orang yang senantiasa selalu mengingatnya.
Di lain kesempatan kegiatan yang baik dan mendapatkan ilmu serta
pahala yaitu beramal dimana di dunia ini kita hidup tidak sendiri ada yang
hidup lebih sulit dari hidup kita , karena pada dasarnya ketika kita meninggal
yang dibawa adalah amal dan ibadah bukan harta atau kedudukan. sudah
sepantasnya harta yang kita peroleh lebih baik kita sumbangkan kepada fakir miskin
,anak yatim piatu , dan kepada orang yang lebih membutuhkan. bukan hanya beramal
,masih banyak kegiatan ibadah yang setiap hari senantiasa kita jalani sebagai umat
manusia yang beragama islam., karena semakin menipis ilmu pengetahuan tentang agama
yang kita dapatkan kami ingin menelusuri tentang implikasi nilai nilai ibadah
di dalam kehidupan sehari hari yang sudah kita rasakan membuat kita semakin
membaik atau membuat kita semakin ragu dengan adanya kegiatan dalampembuatan
makalah karya ilmiah kami ingin menyampaikan begitu banyak permasalahan dan
berbagai manfaat yang sudah kita dapatkan dari apa yang kita pelajari di dalam
kehidupan sehari hari saat menjalankan ibadah .Judul makalah ini sengaja
dipilih karna menarik perhatian penulis untuk dicermati dan perlu mendapat
dukungan dari semua pihak yang peduli terhadap dunia pendidikan terutama dalam
pendidikan agama islam
PEMBAHASAN
Pendidikan Agama Islam adalah peraturan, pedoman, ajaran, atau
sistem yang mengatur tentang keyakinan, keimanan atau kepercayaan. Islam adalah
agama samawi yang diturunkan oleh Allah SWT. kepada Nabi Muhamad SAW sebagai
Rasul utusan Allah dan Allah menjadikan Islam sebagai agama yang Rahmatal lil
͚aalamiin (rahmat bagi seluruh alam). Sebagaimana Allah berfirman dalam Qur͛an
surat Al-Anbiya ayat 107:
وَمَا
أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ
Kami
tidak mengutus emgkau wahai Muhammad, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi
seluruh alam.
Berikut pendapat para ahli :
a.
Tayar Yusuf (1986; 35) mengartikan Pendidikan
Agama Islam sebagai usaha sadar generasi tua untuk mengalihkan pengalaman,
pengetahuan, kecakapan, dan keterampilan kepada generasi muda agar menjadi
manusia bertakwa kepada Allah SWT.
b.
Zuhairini, Pendidikan Agama Islam adalah usaha
sadar untuk membimbing ke arah pembentukan kepribadian peserta didik secara
sistematis dan pragmatis, supaya hidup sesuai dengan ajaran Islam, sehingga
terjadinya kebahagiaan dunia akhirat.
c.
Muhaimin yang mengutip GBPP PAI, bahwa
Pendidikan Agama Islam adalah usaha sadar untuk menyiapkan siswa dalam
menyakini, memahami, menghayati, mengamalkan ajaran Islam melalui kegiatan,
bimbingan, pengajaran dan latihan dengan memperhatikan tuntutan untuk
menghormati agama lain dalam hubungan kerukunan antar umat beragama dalam
masyarakat untuk mewujudkan persatuan nasional.
Dasar-dasar
yang bersumber dari ajaran Islam yang termaktub dalam Al- Qur`an dan Hadist
Nabi. Sebagaimana firman Allah SWT:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ
تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا
قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ
وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Artinya :
Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu:
"Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah
akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah
kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang
beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa
derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Quran Surat Al-Mujadilah Ayat 11)
Dalam
ayat tersebut dijelaskan jika kita berkumpul-kumpul dalam suatu majelis maka
berkumpul lah selagi itu banyak nilai positifnya. Orang yang berilmu yang berpendidikan agama
islam maka Allah SWT akan meninggikan derajatnya baik di hadapan para manusia
atau di belakang manusia. Allah SWT mengetahui apa yang kita kerjakan, jika
kita mencari ilmu pendidikan agama islam dengan niatan mencari rihdo Allah SWT.
Maka kita akan mendapat apa yang kita inginkan.
Di
dalam kitab Hadits Arba‘in pada hadits pertama dijelaskan :
إِنَّمَاالْأَعْمَالُ
بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَالِكُلِّ امْرِئٍ مَانَوَى
Artinya:
“Sesungguhnya amal itu tergantung dengan niatnya, dan sesungguhnya
setiap orang akan dibalas sesuai dengan niatnya. (H.R. Shahih Bukhari no. 6689,
Shahih Muslim no. 1907)”
Pendidikan islam dalam lingkungan masyarakat sangatlah penting.
Karena dengan pendidikan islam kita dapat berbagi ilmu agama baik berupa dakwa
nabi atau praktek-peraktek ibadah. Pendidikan agama islam tidak hanya berguna
hanya untuk keperluan dunia saja tapi akhirat juga penting untuk kita lakukan
selagi ada di dunia. Di dalam agama islam kita semua di ajarkan untuk bisa
melaksanakan ibadah sebaik mungkin dengan tuntunan Al-Qur’an dan Hadits.
Tentunya untuk mengetahui dan mengapresiasikan ke dalam kehidupan kita perlu
memperdalam ilmu pendidikan agama islam.
DAFTAR PUSTAKA
Abdul Majid dan Dian
Andayani, Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi, (Bandung: Remaja
Rosdakarya, 2004),hlm. 130
Zuhairini,
Metodologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, (Malang: UIN Press, 2004), hlm.
11
Zakiyah Darajat,
dkk, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Bumi Aksara, 1992), hlm. 30
Armai Arief,
Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, (Jakarta: Ciputat Press, 2002),
hlm. 40
Kamis, 02 April 2020
PERBANDINGAN KEMAJUAN BELAJAR MAHASISWA SEBELUM ADANYA COVID 19
COVID 19 VS KULIAH ONLINE
Seperti yang kita tahu bersama bahwa Covid 19 ini muncul pada awal tahun 2020, sehingga ada beberapa pihak yang diuntungkan dan ada juga pihak yang dirugikan dari adanya COVID 19 ini. Jika dilihat dari lingkungan admin yaitu yang berada di daerah Pontianak khususnya di Kota Baru. Bagi lingkungan admin untuk virus ini kami merasa tidak takut sama sekali tapi kami tetap waspada dengan apa yang sedang dunia hadapi pada saat ini. Adanya virus ini bukanlah suatu yang gampang untuk kita hilangkan karena cara satu-satunya kita harus stay at home atau diam di rumah. Dengan kita diam di rumah maka kita dapat membantu dunia untuk mengurangi penyebaran virus ini. Virus ini terkenal sangat menular hanya dengan sentuhan saja seseorang dapat terjangkit virus ini.
Banyak lembaga pendidikan, perguruan tinggi, tempat hiburan seperti taman, tempat mengumpul bersama, kantor maupun tokoh yang berada di tepi jalan terpaksa harus menghentikan aktivitasnya untuk sementara waktu demi menghentikan tersebarnya virus ini. Bagi lembaga perguruan tinggi COVID 19 ini ditanggapi sangat serius sehingga banyak perguruan tinggi yang menghentikan aktivitas belajar mengajarnya, salah satunya di Institut Agama Islam Negeri Pontianak. Nah, karena admin adalah seorang mahasiswa dari Sekolah Tinggi tersebut maka kali ini admin akan membahas tentang PERBANDINGAN KEMAJUAN BELAJAR MAHASISWA SEBELUM ADANYA COVID 19.
Sebelum adanya virus ini kami mahasiswa IAIN Pontianak belajar seperti biasa dan menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa. Terkadang kami banyak mengerjakan tugas di Caffe jika tidak ada jam perkuliahan. Bukan hanya itu saja bahkan kami juga bebas untuk bisa berjalan-jalan dan berkumpul bersama teman satu kelas. Kami juga sudah menyiapkan aktivitas keorganisasian dan sudah menyiapkan waktu untuk mengadakan acara seperti Isro’ wal Mi’roj, seminar, seminar nasional, pertemuan antar mahasiswa dll. Ditambah kami sudah menyiapkan materi untuk tugas-tugas kami yang akan kami serahkan kepada dosen.
Tapi setelah adanya COVID 19 ini pemerintah memberikan peraturan baru bahwa kami dilarang untuk keluar rumah sehingga banyak dari mahasiswa yang terhambat aktivitas sehari-harinya. Kami tidak dapat berkumpul bersama ketika tidak ada jam perkuliahan. Ternyata bukan hanya itu saja kami juga tidak bebas untuk berjalan keluar dengan adanya peraturan baru dari pemerintah. Dan apa yang kami siapkan sebelumnya harus di hentikan untuk sementara waktu ini sambil menunggu bumi ini sehat dari COVID 19. Serta di tambah adanya kuliah online bagi mahasiswa, di mana pada satu sisi mahasiswa bersyukur dengan adanya sistem seperti ini karena dengan adanya kuliah online mahasiswa tidak perlu keluar rumah, menghabiskan uang untuk membeli bensin kendaran, membawa uang jajan sehingga ada beberapa mahasiswa yang dapat menabung. Tapi di lain sisi ada mahasiswa yang merasa kesusahan dengan kuliah ini karena tidak adanya peraktek lapangan, semua serba teknologi, dan tidak sedikit mahasiswa yang tidak menyukai sistem ini.
Di lain pihak ada beberapa yang diuntungkan dengan adanya virus ini yaitu tokoh makanan seperti pasar, alfamart, indomaret, supermarket dll. Di mana tempat-tempat ini banyak di datangi oleh para pembeli untuk menyiapkan makanan selama pera pembeli diam di rumah masing-masing. Dan yang memperoleh keuntungan dari adanya virus ini yaitu tukang penjual masker, dengan adanya imbauan bahwa virus ini dapat menular lewat bau mulut maka banyak masyarakat yang berbondong-bondong membeli masker untuk dipersiapkan ketika ingin keluar rumah jika ada suatu yang penting.
Selasa, 31 Maret 2020
CEGAH CORONA DENGAN KEYAKINAN IMAN
Nama : Susi Mulyawatik
Nim : 11906030
Prodi : BKI II/A
CEGAH CORONA DENGAN KEYAKINAN IMAN
Menjaga kesehatan adalah suatu kewajiban bagi saya sendiri maka dengan adanya persebaran COVID-19 atau yang dikenal sebagai virus corona yang bermula dari kota wuhan, tiongkok menjadi perhatian serius oleh para masyarakat maupun para pelajar,bahkan bagi saya sendiri sebagai mahasiswa IAIN Pontianak, yang menggunakan sistem kehadiran online karna demi menjaga kesehatan dan keselamatan mahasiswa maupun dosen IAIN Pontianak.
COVID-19 atau yang sering masyarakat kenal sebagai virus corona ini sangatlah menjadi perhatian masyarakat luas. Karna virus ini sangatlah mengganggu kesehatan bagi masyarakat mendunia, virus ini juga bisa menginfeksi sistem pernafasan manusia sehingga semua manusia sangat berhati-hati demi menjaga kesehatan mereka sendiri termasuk saya dan keluarga saya sendiri.
Tersebarnya COVID-19 di indonesia bahkan sampai begitu banyak pemberitahuan dari Fecebook, WhatsApp, Instagram yang memberitahukan bahwa semakin luasnya virus corona ini. Dan penularan COVID-19 di Indonesia bertambah secara meluas mengikuti deret ukur yang jumlahnya sangat membesar dan tak terkendali.
Sebagai mahasiswa saya pun menggunakan perkuliahan online yang berupa E-earlerning untuk mencegah terjangkitnya virus corona. Virus ini lebih berbahaya dari virus lainnya dan penyebarannya pun sangat cepat sehingga mahasiswa harus menggunakan kulian online.
Infeksi virus corona atau COVID-19 bisa mennyebabkan penderitanya mengalami gejala flu,seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan dan sakit kepala atau gejala penyakitinfeksi pernapasan berat seperti demam tinggi,batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas dan nyeri dada.
MENYIKAPI WABAH CORONA DALAM ISLAM
COVID-19 atau yang dikenal sebagai virus corona yang bermula dari kota wuhan, tiongkok menjadi perhatian serius, corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular kemanusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja baik bayi, anak-anak,orang dewasa, lansia, ibu hamil maupun ibu menyusui. Wabah ini tak dapat diatasi dengan tepat tanpa sinergi yang baik antara individu, masyarakat dan negara. Ketiganya harus berjuang bersama dalam menghadapi bencana dengan landasan yang sama dan satu, yakni ketaqwaan kepada Allah.
Bagi seorang muslim, yang beriman kepada Allah, tentunya harus senantiasa mengingat Allah. Memperkuat keyakinan bahwa Allah Maha Pencipta dan Maha Pengatur. Segala sesuatu yang Ia ciptakan wajib tunduk pada aturan-Nya. Dan kita sebagai ummat muslim juga harus meyakini bahwa benda tak kasat mata ini juga ciptaan sang maha kuasa (Allah)
Allah SWT dalam firman-Nya sering kali memperingatkan manusia untuk mnggunakan akalnya dan memikirkan tanda-tanda kekuasaan Allah dan mengambil pelajaran darinya.
"Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta, bagaimana dia diciptakan? Dan langit, bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung-gunung, bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi, bagaimana ia dihamparkan? Maka berilah peringatan karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan." (QS Al Ghosiyah:17-21)
Surah diatas sudah sangat menjelaskan bahwa semua yang ada di dunia adalah ciptaan dan skenario yang diatas ( Allah) maka sebagai ummat muslim kita hanya bisa berdoa dan memohon atas dosa-dosa yang telah kita perbuat, karna semuanya tidak akan ada jika kita tidak melakukan hal yang salah.
Bagi manusia yang belum bisa untuk itu, tetaplah wajib membangun keimanan bahwa corona, makhluk yang tak kasat mata itu pun menunjukkan tanda kebesaran Allah. Betapa dunia guncang , atas kehendak-Nya semata manusia tak berdaya di hadapan makhluk kecil.
"Rasulullah pernah bersabda: Wabah thaun adalah kotoran yang dikirimkan oleh Allah terhadap sebagian kalangan bani Israil dan juga orang-orang sebelum kalian. Kalau kalian mendengar ada wabah thaun di suatu negeri, janganlah kalian memasuki negeri tersebut. Namun, bila wabah thaun itu menyebar di negeri kalian, janganlah kalian keluar dari negeri kalian menghindar dari penyakit itu." (HR Bukhari-Muslim)
Kesimpulan diatas adalah bahwa semua yang ada di dunia adalah kehendak yang diatas (Allah) jadi kita tidak boleh menghindar dari virus ini jika sudah ada disekitar kita, sebagai ummat muslim hanya bisa menyadari dan memohon kepada-Nya, atas semua yang telah kita perbuat.
Bagi seorang muslim, yang beriman kepada Allah, tentunya harus senantiasa mengingat Allah. Memperkuat keyakinan bahwa Allah Maha Pencipta dan Maha Pengatur. Segala sesuatu yang Ia ciptakan wajib tunduk pada aturan-Nya. Dan kita sebagai ummat muslim juga harus menyakini bahwa benda tak kasat mata ini juga ciptaan sang maha kuasa (Allah)
Nim : 11906030
Prodi : BKI II/A
CEGAH CORONA DENGAN KEYAKINAN IMAN
Menjaga kesehatan adalah suatu kewajiban bagi saya sendiri maka dengan adanya persebaran COVID-19 atau yang dikenal sebagai virus corona yang bermula dari kota wuhan, tiongkok menjadi perhatian serius oleh para masyarakat maupun para pelajar,bahkan bagi saya sendiri sebagai mahasiswa IAIN Pontianak, yang menggunakan sistem kehadiran online karna demi menjaga kesehatan dan keselamatan mahasiswa maupun dosen IAIN Pontianak.
COVID-19 atau yang sering masyarakat kenal sebagai virus corona ini sangatlah menjadi perhatian masyarakat luas. Karna virus ini sangatlah mengganggu kesehatan bagi masyarakat mendunia, virus ini juga bisa menginfeksi sistem pernafasan manusia sehingga semua manusia sangat berhati-hati demi menjaga kesehatan mereka sendiri termasuk saya dan keluarga saya sendiri.
Tersebarnya COVID-19 di indonesia bahkan sampai begitu banyak pemberitahuan dari Fecebook, WhatsApp, Instagram yang memberitahukan bahwa semakin luasnya virus corona ini. Dan penularan COVID-19 di Indonesia bertambah secara meluas mengikuti deret ukur yang jumlahnya sangat membesar dan tak terkendali.
Sebagai mahasiswa saya pun menggunakan perkuliahan online yang berupa E-earlerning untuk mencegah terjangkitnya virus corona. Virus ini lebih berbahaya dari virus lainnya dan penyebarannya pun sangat cepat sehingga mahasiswa harus menggunakan kulian online.
Infeksi virus corona atau COVID-19 bisa mennyebabkan penderitanya mengalami gejala flu,seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan dan sakit kepala atau gejala penyakitinfeksi pernapasan berat seperti demam tinggi,batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas dan nyeri dada.
MENYIKAPI WABAH CORONA DALAM ISLAM
COVID-19 atau yang dikenal sebagai virus corona yang bermula dari kota wuhan, tiongkok menjadi perhatian serius, corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular kemanusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja baik bayi, anak-anak,orang dewasa, lansia, ibu hamil maupun ibu menyusui. Wabah ini tak dapat diatasi dengan tepat tanpa sinergi yang baik antara individu, masyarakat dan negara. Ketiganya harus berjuang bersama dalam menghadapi bencana dengan landasan yang sama dan satu, yakni ketaqwaan kepada Allah.
Bagi seorang muslim, yang beriman kepada Allah, tentunya harus senantiasa mengingat Allah. Memperkuat keyakinan bahwa Allah Maha Pencipta dan Maha Pengatur. Segala sesuatu yang Ia ciptakan wajib tunduk pada aturan-Nya. Dan kita sebagai ummat muslim juga harus meyakini bahwa benda tak kasat mata ini juga ciptaan sang maha kuasa (Allah)
Allah SWT dalam firman-Nya sering kali memperingatkan manusia untuk mnggunakan akalnya dan memikirkan tanda-tanda kekuasaan Allah dan mengambil pelajaran darinya.
"Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta, bagaimana dia diciptakan? Dan langit, bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung-gunung, bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi, bagaimana ia dihamparkan? Maka berilah peringatan karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan." (QS Al Ghosiyah:17-21)
Surah diatas sudah sangat menjelaskan bahwa semua yang ada di dunia adalah ciptaan dan skenario yang diatas ( Allah) maka sebagai ummat muslim kita hanya bisa berdoa dan memohon atas dosa-dosa yang telah kita perbuat, karna semuanya tidak akan ada jika kita tidak melakukan hal yang salah.
Bagi manusia yang belum bisa untuk itu, tetaplah wajib membangun keimanan bahwa corona, makhluk yang tak kasat mata itu pun menunjukkan tanda kebesaran Allah. Betapa dunia guncang , atas kehendak-Nya semata manusia tak berdaya di hadapan makhluk kecil.
"Rasulullah pernah bersabda: Wabah thaun adalah kotoran yang dikirimkan oleh Allah terhadap sebagian kalangan bani Israil dan juga orang-orang sebelum kalian. Kalau kalian mendengar ada wabah thaun di suatu negeri, janganlah kalian memasuki negeri tersebut. Namun, bila wabah thaun itu menyebar di negeri kalian, janganlah kalian keluar dari negeri kalian menghindar dari penyakit itu." (HR Bukhari-Muslim)
Kesimpulan diatas adalah bahwa semua yang ada di dunia adalah kehendak yang diatas (Allah) jadi kita tidak boleh menghindar dari virus ini jika sudah ada disekitar kita, sebagai ummat muslim hanya bisa menyadari dan memohon kepada-Nya, atas semua yang telah kita perbuat.
Bagi seorang muslim, yang beriman kepada Allah, tentunya harus senantiasa mengingat Allah. Memperkuat keyakinan bahwa Allah Maha Pencipta dan Maha Pengatur. Segala sesuatu yang Ia ciptakan wajib tunduk pada aturan-Nya. Dan kita sebagai ummat muslim juga harus menyakini bahwa benda tak kasat mata ini juga ciptaan sang maha kuasa (Allah)
Rabu, 25 Maret 2020
ANTARA VIRUS DENGAN PONDOK PESANTREN
ANTARA VIRUS DENGAN PONDOK PESANTREN
Pada tahun 2020 ini banyak kejadian yang membuat dunia terkejut, dari Indonesia dengan China, iran dengan amerika dan di tambah dengan adanya wabah penyakit yang menular hingga berbagai negara di dunia yaitu adanya penyebaran virus Korona atau Covid 19. Virus ini bermula ada di kota Wuhan tepatnya di negera China. Dengan adanya penyebaran ini banyak penduduk di berbagai negara sudah banyak terjangkit sehingga banyak upaya yang telah dilakukan untuk mencegah penularan virus ini. Dengan pernyataan yang telah disampaikan oleh para Dokter di beberapa Negara bahwa penyakit ini dapat menular hanya dengan sentuhan tangan manusia. Bisa dikatakan lebih parah penularannya dari HIV. Ditambah ada peraturan pemerintah melarang masyarakat untuk berkumpul-berkumpul dan memerintahkan para masyarakat untuk diam di rumah.
Pondok Pesantren Adalah salah satu tempat yang bisa dikatakan banyaknya orang berkumpul karena pada dalam tempat ini adalah lembaga pendidikan Islam yang menampung banyak santri pelajar Islam. Walaupun demikian, kaitannya dengan keadaan sekarang ini kami harus benar-benar dalam menjaga kesehatan, lingkungan, dan pergaulan. Dalam Pondok Pesantren ada aturan baru yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan, liingkungan dan pergaulan, Yaitu bagi para santri dilarang untuk keluar pondok dan bagi yang sakit harus dirawat di pondok pesantren. Salah satunya di Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin tepatnya berada di Kota Baru Ujung Kabupaten Kubu Raya. Di Pondok Pesantren ini ada beberapa aturan baru untuk bisa menjaga supaya virus ini tidak mudah untuk menyebar. Yaitu antara lain adalah disampaikan oleh pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin (Dr. KH. Zainuddin Asy’ari, M.Pd.I):
1. Bagi santri yang berada di Pondok Pesantren dilarang keluar atau pulang
2. Bagi santri yang sakit di utamakan harus dirawat di Pondok Pesantren terlebih dahulu sehingga batas waktu yang telah di tentukan Pondok Pesantren
3. Bagi santri yang Kerja dan Kuliah dari Pondok, jika ingin keluar harus sepengetahuan pengasuh Pondok pesantren Hidayatul Muhsinin.
4. Santri harus selalu menjaga lingkungan dengan selalung membuang sampah pada tempatnya.
5. Jika diketahui ada yang menular dengan virus koronan atau Covid 19 ini, santri harus cepat-cepat dipulangkan supaya tidak menyebar dengan santri yang lain.
Pondok Pesantren ini termasuk berada di lingkungan yang padat penduduk sehingga ada beberapa peraturan baru yang harus ditetapkan oleh pengasuh Pondok Pesantren untuk mencegah menularnya virus korona atau Covid 19 ini. Adanya peraturan ini menurut para santri dan para wali santri sangat baik sekali. Sehingga banyak wali santri yang sangat suka dengan peraturan ini di tambah ada beberapa orang tua yang memberikan jajan lebih supaya orang tuanya tidak perlu terlalu sering untuk bertemu dengan anaknya, dalam situasi seperti ini. Menurut pengurus Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin virus ini membuat mereka harus serius dalam mengurus santri sehingga tidak ada santri yang melanggar peraturan yang baru ditetapkan setelah adanya keadaan seperti ini. Karena jika pengurus pondok pesantren ini tidak serius dalam menangani keadaan seperti ini, bisa jadi penyebaran virus ini menjadi semakin banyak.
Rabu, 11 Maret 2020
Biodata Si Blogger
Hi guys, perkenalkan nama saya Syukron Amin biasa dipanggil Sukron saya lahir di Pontianak 08 Maret 1997. Saya seorang Mahasiswa di Institut Agama Islam Negeri Pontianak dan Santri di Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin Kubu Raya Pontianak. Mohon maaf sebelumnya ni guys, saya baru memperkenalkan Biodata Si Blogger karena baru ingat ketika ada pembelajaran kuliah dan tepat pada saat ini Biodata Si Blogger dibuat Makul Bimbingan Karya Ilmiyah saya di ingatkan oleh dosen untuk membuat Biodata Si Blogger.
Kali ini kita akan membahas Biodata Si Blogger, mungkin untuk biodata nama dan tanggal lahir si blogger sudah ada di atas. Maka sekarang kita akan mahas hobi, hal yang di sukai, atau lain sebagaimanya.
Nah untuk hobi, saya pribadi sangat suka dengan membaca dan menulis. Untuk hobi, saya pribadi memang sangat suka menulis dan membaca tapi jujur tidak pernah ikut yang namanya perlombaan karya ilmiyah. Kenapa saya tidak pernah ikut perlombaan karya ilmiyah? Apakah tidak ada semangat? Apakah tidak ada teman atau informasi untuk itu? Jawabannya adalah tidak. Saya tidak menulis karena ada kesibukan yang tidak bisa saya tinggalkan yaitu harus mengerjakan kewajiban yang ada di Pondok Pesantren saya di tambah saya harus bisa membagi waktu dengan perkuliahan saya. Itu mungkin untuk sekedar hobi Si Blogger.
Sekarang kita bahas tentang apa saja yang di sukai oleh Si Blogger ini? Saya sangat suka dengan yang namanya menonton, saya sangat suka menonton hal-hal yang bernilai Positif karena dengan saya membaca dan menulis tanpa haru menonton atau melihat hal yang positif saya mengalami kesusahan ketika membaca dan menulis. Bagi saya menonton hal positif adalah hal yang sangat penting untuk saya lakukan sehingga dalam youtube, saya paling suka dengan youtuber yang selalu memberikan hal-hal yang positif salah satunya adalah YTCRASH dan kalau di dalam TV Yaitu TVONE nama acaranya adalah Indonesia Lowyers Club (ILC). Mungkin untu yang di sukai oleh Si Blogger itu saja.
Selanjutnya, kita akan membahas bagaimana keseharian Si Blogger. Pada waktu pagi saya bangun awal karena saya tidur di Pondok Pesantren maka saya harus bangun sebelum Adzan Subuh, setelah adzan subuh saya sholat berjema'ah bersama guru kami yang ada di Pondok Pesantren, dilanjutkan mengaji kitab setelah itu bersiap untuk berangkat kuliah jika ada jam perkuliahan di waktu tersebut jika tidak ada jam perkuliahan saya lanjut mengerjakan tugas perkuliahan atau tugas Pondok Pesantren.
Ok guys, mungkin cukul di sini aja dulu Biodata Si Blogger, mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah. See you leter.
Langganan:
Komentar (Atom)
PROPOSAL DAN BEBERAPA PENDAPATNYA
NAMA : Sukron Amin NIM : 11711140 1. JUDUL SKRIPSI PROPOSAL PENELITIAN KAJIAN TENTANG FUNGSI MEMBACA AL-QUR’AN SEBAGAI PEMBANGUN...
-
Hi guys, perkenalkan nama saya Syukron Amin biasa dipanggil Sukron saya lahir di Pontianak 08 Maret 1997. Saya seorang Mahasiswa di I...
-
https://youtu.be/do6EGJQXHx4 Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang membuat hati ini senang apa lagi dengan keadaan buka puasa, puisi ini ...
-
COVID 19 VS KULIAH ONLINE Seperti yang kita tahu bersama bahwa Covid 19 ini muncul pada awal tahun 2020, sehingga ada beberapa pih...

