Selasa, 31 Maret 2020

CEGAH CORONA DENGAN KEYAKINAN IMAN

Nama : Susi Mulyawatik
Nim : 11906030
Prodi : BKI II/A
      CEGAH CORONA DENGAN KEYAKINAN IMAN

Menjaga kesehatan adalah suatu kewajiban bagi saya sendiri maka dengan adanya persebaran COVID-19 atau yang dikenal sebagai virus corona yang bermula dari kota wuhan, tiongkok menjadi perhatian serius oleh para masyarakat maupun para pelajar,bahkan bagi saya sendiri sebagai mahasiswa IAIN Pontianak, yang menggunakan sistem kehadiran online karna demi menjaga kesehatan dan keselamatan mahasiswa maupun dosen IAIN Pontianak.
COVID-19 atau yang sering masyarakat kenal sebagai virus corona ini sangatlah menjadi perhatian masyarakat luas. Karna virus ini sangatlah mengganggu kesehatan bagi masyarakat mendunia, virus ini  juga bisa menginfeksi sistem pernafasan manusia sehingga semua manusia sangat berhati-hati demi menjaga kesehatan mereka sendiri termasuk saya dan keluarga saya sendiri.
Tersebarnya COVID-19  di indonesia bahkan sampai begitu banyak pemberitahuan dari Fecebook, WhatsApp, Instagram yang memberitahukan bahwa semakin luasnya virus corona ini. Dan penularan COVID-19 di Indonesia bertambah secara meluas  mengikuti deret ukur yang jumlahnya  sangat membesar dan tak terkendali.
Sebagai mahasiswa saya pun  menggunakan perkuliahan online yang berupa E-earlerning untuk mencegah terjangkitnya virus corona. Virus ini lebih berbahaya dari virus lainnya dan penyebarannya pun sangat cepat sehingga mahasiswa harus menggunakan kulian online.
Infeksi virus corona atau COVID-19 bisa mennyebabkan penderitanya mengalami gejala flu,seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan dan sakit kepala atau gejala penyakitinfeksi pernapasan berat seperti demam tinggi,batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas dan nyeri dada.

MENYIKAPI WABAH CORONA DALAM ISLAM

COVID-19 atau yang dikenal sebagai virus corona yang bermula dari kota wuhan, tiongkok menjadi perhatian serius, corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular kemanusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja baik bayi, anak-anak,orang dewasa, lansia, ibu hamil maupun ibu menyusui. Wabah ini tak dapat diatasi dengan tepat tanpa sinergi yang baik antara individu, masyarakat dan negara. Ketiganya harus berjuang bersama dalam menghadapi bencana dengan landasan yang sama dan satu, yakni ketaqwaan kepada Allah.
Bagi seorang muslim, yang beriman kepada Allah, tentunya harus senantiasa mengingat Allah. Memperkuat keyakinan bahwa Allah Maha Pencipta dan Maha Pengatur. Segala sesuatu yang Ia ciptakan wajib tunduk pada aturan-Nya. Dan kita sebagai ummat muslim juga harus meyakini bahwa benda tak kasat mata ini juga ciptaan sang maha kuasa (Allah)
Allah SWT dalam firman-Nya sering kali memperingatkan manusia untuk mnggunakan akalnya dan memikirkan tanda-tanda kekuasaan Allah dan mengambil pelajaran darinya.
"Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta, bagaimana dia diciptakan? Dan langit, bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung-gunung, bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi, bagaimana ia dihamparkan? Maka berilah peringatan karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan." (QS Al Ghosiyah:17-21)
Surah diatas sudah sangat menjelaskan bahwa semua yang ada di dunia adalah ciptaan dan skenario yang diatas ( Allah) maka sebagai ummat muslim kita hanya bisa berdoa dan memohon atas dosa-dosa yang telah kita perbuat, karna semuanya tidak akan ada jika kita tidak melakukan hal yang salah.
Bagi manusia yang belum bisa untuk itu, tetaplah wajib membangun keimanan bahwa  corona, makhluk yang tak kasat mata itu pun menunjukkan tanda kebesaran Allah. Betapa dunia guncang , atas kehendak-Nya semata manusia tak berdaya di hadapan makhluk kecil.
"Rasulullah pernah bersabda: Wabah thaun adalah kotoran yang dikirimkan oleh Allah terhadap sebagian kalangan bani Israil dan juga orang-orang sebelum kalian. Kalau kalian mendengar ada wabah thaun di suatu negeri, janganlah kalian memasuki negeri tersebut. Namun, bila wabah thaun itu menyebar di negeri kalian, janganlah kalian keluar dari negeri kalian menghindar dari penyakit itu." (HR Bukhari-Muslim)
Kesimpulan diatas adalah bahwa semua yang ada di dunia adalah kehendak yang diatas (Allah) jadi kita tidak boleh menghindar dari virus ini jika sudah ada disekitar kita, sebagai ummat muslim hanya bisa menyadari dan memohon kepada-Nya, atas semua yang telah kita perbuat.
Bagi seorang muslim, yang beriman kepada Allah, tentunya harus senantiasa mengingat Allah. Memperkuat keyakinan bahwa Allah Maha Pencipta dan Maha Pengatur. Segala sesuatu yang Ia ciptakan wajib tunduk pada aturan-Nya. Dan kita sebagai ummat muslim juga harus menyakini bahwa benda tak kasat mata ini juga ciptaan sang maha kuasa (Allah)

Rabu, 25 Maret 2020

ANTARA VIRUS DENGAN PONDOK PESANTREN

ANTARA VIRUS DENGAN PONDOK PESANTREN

     Pada tahun 2020 ini banyak kejadian yang membuat dunia terkejut, dari Indonesia dengan China, iran dengan amerika dan di tambah dengan adanya wabah penyakit yang menular hingga berbagai negara di dunia yaitu adanya penyebaran virus Korona atau Covid 19. Virus ini bermula ada di kota Wuhan tepatnya di negera China. Dengan adanya penyebaran ini banyak penduduk di berbagai negara sudah banyak terjangkit sehingga banyak upaya yang telah dilakukan untuk mencegah penularan virus ini. Dengan pernyataan yang telah disampaikan oleh para Dokter di beberapa Negara bahwa penyakit ini dapat menular hanya dengan sentuhan tangan manusia. Bisa dikatakan lebih parah penularannya dari HIV. Ditambah ada peraturan pemerintah melarang masyarakat untuk berkumpul-berkumpul dan memerintahkan para masyarakat untuk diam di rumah.

      Pondok Pesantren Adalah salah satu tempat yang bisa dikatakan banyaknya orang berkumpul karena pada dalam tempat ini adalah lembaga pendidikan Islam yang menampung banyak santri pelajar Islam. Walaupun demikian, kaitannya dengan keadaan sekarang ini kami harus benar-benar dalam menjaga kesehatan, lingkungan, dan pergaulan. Dalam Pondok Pesantren ada aturan baru yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan, liingkungan dan pergaulan, Yaitu bagi para santri dilarang untuk keluar pondok dan bagi yang sakit harus dirawat di pondok pesantren. Salah satunya di Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin tepatnya berada di Kota Baru Ujung Kabupaten Kubu Raya. Di Pondok Pesantren ini ada beberapa aturan baru untuk bisa menjaga supaya virus ini tidak mudah untuk menyebar. Yaitu antara lain adalah disampaikan oleh pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin (Dr. KH. Zainuddin Asy’ari, M.Pd.I):
1. Bagi santri yang berada di Pondok Pesantren dilarang keluar atau pulang
2. Bagi santri yang sakit di utamakan harus dirawat di Pondok Pesantren terlebih dahulu sehingga batas waktu yang telah di tentukan Pondok Pesantren
3. Bagi santri yang Kerja dan Kuliah dari Pondok, jika ingin keluar harus sepengetahuan pengasuh Pondok pesantren Hidayatul Muhsinin.
4. Santri harus selalu menjaga lingkungan dengan selalung membuang sampah pada tempatnya.
5. Jika diketahui ada yang menular dengan virus koronan atau Covid 19 ini, santri harus cepat-cepat dipulangkan supaya tidak menyebar dengan santri yang lain.

     Pondok Pesantren ini termasuk berada di lingkungan yang padat penduduk sehingga ada beberapa peraturan baru yang harus ditetapkan oleh pengasuh Pondok Pesantren untuk mencegah menularnya virus korona atau Covid 19 ini. Adanya peraturan ini menurut para santri dan para wali santri sangat baik sekali. Sehingga banyak wali santri yang sangat suka dengan peraturan ini di tambah ada beberapa orang tua yang memberikan jajan lebih supaya orang tuanya tidak perlu terlalu sering untuk bertemu dengan anaknya, dalam situasi seperti ini. Menurut pengurus Pondok Pesantren  Hidayatul Muhsinin virus ini membuat mereka harus serius dalam mengurus santri sehingga tidak ada santri yang melanggar peraturan yang baru ditetapkan setelah adanya keadaan seperti ini. Karena jika pengurus pondok pesantren ini tidak serius dalam menangani keadaan seperti ini, bisa jadi penyebaran virus ini menjadi semakin banyak.

Rabu, 11 Maret 2020

Biodata Si Blogger



 Hi guys, perkenalkan nama saya Syukron Amin biasa dipanggil Sukron saya lahir di Pontianak 08 Maret 1997. Saya seorang Mahasiswa di Institut Agama Islam Negeri Pontianak dan Santri di Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin Kubu Raya Pontianak. Mohon maaf sebelumnya ni guys, saya baru memperkenalkan Biodata Si Blogger karena baru ingat ketika ada pembelajaran kuliah dan tepat pada saat ini Biodata Si Blogger dibuat Makul Bimbingan Karya Ilmiyah saya di ingatkan oleh dosen untuk membuat Biodata Si Blogger.

 Kali ini kita akan membahas Biodata Si Blogger, mungkin untuk biodata nama dan tanggal lahir si blogger sudah ada di atas. Maka sekarang kita akan mahas hobi, hal yang di sukai, atau lain sebagaimanya.

Nah untuk hobi, saya pribadi sangat suka dengan membaca dan menulis. Untuk hobi, saya pribadi memang sangat suka menulis dan membaca tapi jujur tidak pernah ikut yang namanya perlombaan karya ilmiyah. Kenapa saya tidak pernah ikut perlombaan karya ilmiyah? Apakah tidak ada semangat? Apakah tidak ada teman atau informasi untuk itu? Jawabannya adalah tidak. Saya tidak menulis karena ada kesibukan yang tidak bisa saya tinggalkan yaitu harus mengerjakan kewajiban yang ada di Pondok Pesantren saya di tambah saya harus bisa membagi waktu dengan perkuliahan saya. Itu mungkin untuk sekedar hobi Si Blogger.

Sekarang kita bahas tentang apa saja yang di sukai oleh Si Blogger ini? Saya sangat suka dengan yang namanya menonton, saya sangat suka menonton hal-hal yang bernilai Positif karena dengan saya membaca dan menulis tanpa haru menonton atau melihat hal yang positif saya mengalami kesusahan ketika membaca dan menulis. Bagi saya menonton hal positif adalah hal yang sangat penting untuk saya lakukan sehingga dalam youtube, saya paling suka dengan youtuber yang selalu memberikan hal-hal yang positif salah satunya adalah YTCRASH dan kalau di dalam TV Yaitu TVONE nama acaranya adalah Indonesia Lowyers Club (ILC). Mungkin untu yang di sukai oleh Si Blogger itu saja.

Selanjutnya, kita akan membahas bagaimana keseharian Si Blogger. Pada waktu pagi saya bangun awal karena saya tidur di Pondok Pesantren maka saya harus bangun sebelum Adzan Subuh, setelah adzan subuh saya sholat berjema'ah bersama guru kami yang ada di Pondok Pesantren, dilanjutkan mengaji kitab setelah itu bersiap untuk berangkat kuliah jika ada jam perkuliahan di waktu tersebut jika tidak ada jam perkuliahan saya lanjut mengerjakan tugas perkuliahan atau tugas Pondok Pesantren.

Ok guys, mungkin cukul di sini aja dulu Biodata Si Blogger, mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah. See you leter.

PROPOSAL DAN BEBERAPA PENDAPATNYA

NAMA : Sukron Amin NIM : 11711140 1. JUDUL SKRIPSI PROPOSAL PENELITIAN KAJIAN TENTANG FUNGSI MEMBACA AL-QUR’AN SEBAGAI PEMBANGUN...